Corporate Liability for Extractive Activities Following the Constitutional Court Ruling on Mineral and Coal Mining
https://doi.org/10.35706/positum.v11i1.13754
Keywords:
Mining, Licensing, Post-Mining, Precautionary Principle, ReclamationAbstract
This study examines the implementation of the precautionary principle in the mining licensing regime in Indonesia following regulatory reforms based on Law Number 3 of 2020 concerning Mineral and Coal Mining and Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. Although Article 33 (3) of the 1945 Constitution explains that natural resources should be managed optimally for the welfare of the community and also for environmental sustainability, extractive activities continue to pose a risk of environmental damage. The reforms discussed will explain the risk-based licensing system. Using normative juridical research methods with a statutory, case, and conceptual approach. This study also analyzes the Constitutional Court Decision Number 37/PUU-XIX/2021. The findings indicate that the precautionary principle is explicitly recognized in environmental law but only implicitly included in mining regulations through administrative obligations such as environmental approvals, reclamation guarantees, and post-mining responsibilities. While a risk-based approach theoretically aligns with preventive governance by imposing stricter requirements on high-risk activities, its effectiveness depends heavily on accurate risk classification, institutional capacity, public participation, and consistent oversight. Furthermore, the Constitutional Court's decision reaffirmed that business permits do not absolve corporations of responsibility for environmental damage and emphasized the state's constitutional obligation to ensure sustainable and accountable natural resource management.
Downloads
References
A Miller, Kathryn. “An overview of seabed mining including the current state of development, environmental impacts, and knowledge gaps.” Frontiers in Marine Science 4 (2018): 312755.
Amalia W, Azzahra. “Pemberian dan Pencabutan Izin Usaha Pertambangan Nikel di Raja Ampat Dalam Perspektif Negara Hukum dan Demokrasi.” Jurnal Media Akademik 3(6) (2025).
Bakhrur Rokhman, Tobirin, Ali Rokhman, dan Denok Kurniasih. “Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Sistem Online Single Submission (OSS).” Journal of Social and Economics Research 6, no. 1 (2024): 1562–80. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.399.
Cahyani, Ferina Ardhi, dan Ariesta Wibisono Anditya. “Implementation of Precautionary Principles in Environmental Impact Assessment (EIA) in Indonesia.” Unifikasi : Jurnal Ilmu Hukum 11, no. 01 (2024): 40–45. https://doi.org/10.25134/unifikasi.v11i01.765.
Devara, Evan, Maret Priyanta, dan Yulinda Adharani. “Inovasi Pendekatan Berbasis Risiko dalam Persetujuan Lingkungan Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria 1, no. 1 (2021): 101–16. https://doi.org/10.23920/litra.v1i1.641.
F, Novita. “Begini Beda Legalitas Kegiatan Usaha dengan Risiko Rendah, Menengah, dan Tingg.” Hukumonline, 2021. https://www.hukumonline.com/berita/a/begini-beda-legalitas-kegiatan-usaha-dengan-risiko-rendah--menengah--dan-tinggi-lt61a63902e5eb4/.
Fahreyna, M, et.al, Vania. “Literatur Review: Dampak Penambangan Emas Terhadap Pencemaran Sungai di Indonesia.” Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan 5(1) (2025): 42–53.
Farhan Setyo Oetomo. “Sentralisasi Kewenangan dalam Pengelolaan Pertambangan atas Penurunan Peran Pemerintah Daerah dalam Pembaharuan hukum pertambangan.” Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi 2, no. 5 (2025): 380–96. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i5.340.
Hajar. Model-Model Pendekatan Dalam Penelitian Hukum dan Fiqh. t.t.
Jufri Dewa, et al, Muhammad. “Penegakan Hukum dalam Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan.” Halu Oleo Legal Research 5(1) (2023): 62–75.
Khusnul R, et.al, Annisa. “Tanggung Jawab Hukum Korporasi atas Pencemaran Lingkungan: Analisis Yuridis terhadap Konsep Pertanggung Jawaban dalam Undang-Undang Uo. 32 tahun 2009 dan Peraturan Pelaksanaanya.” Jurnal Tana Mana 6(2) (2025): 294–304.
Krisnaputra, et.al, Musa. “Efektivitas Partisipasi Publik dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) Pasca Undang-Undang Cipta Kerja.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 6(3) (2025): 651–59.
Kristiani Purwendah, Elly, dan Eti Mul Erawati. “Prinsip Pencemar Membayar (Polluter Pays Principle) Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 9(2) (2021): 340-355.
Mahmud Marzuki, Peter. Penelitian Hukum. edisi 1. Kencana Prenada Media Group, 2010.
Marzuki, Peter. Penelitian Hukum. Cetakan ke 13. Kencana, 2017.
Mawardi Heru Prasetyo, Dewi Wahyuni K. Baderan, dan Marini Susanti Hamidu. “Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Eksploitasi Sumber Daya Mineral dari Kegiatan Pertambangan.” Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2, no. 2 (2025): 01–11. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.328.
Muryati, Dewi Tuti, Dharu Triasih, dan Tri Mulyani. “Implikasi Kebijakan Izin Lingkungan Terhadap Lingkungan Hidup Di Indonesia.” JURNAL USM LAW REVIEW 5, no. 2 (2022): 693–707. https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5773.
Pambudi, Priyaji Agung, Suyud Warno Utomo, Soemarno Witoro Soelarno, dan Noverita Dian Takarina. “Reklamasi Tambang Berkeadilan dan Mensejahterakan.” Jurnal Mineral, Energi, dan Lingkungan 7, no. 2 (2024): 8. https://doi.org/10.31315/jmel.v7i2.9064.
Purwendah, Elly Kristiani. “Perlindungan Lingkungan dalam Perspektif Prinsip Kehati-Hatian (Precautionary Principle).” Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1, no. 2 (2019): 82–94. https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v1i2.49.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 37/PUU-XIX/2021 (2021).
Sapitri, Nordina, dan Yunita Sopiana. “Produktivitas Pertambangan Batubara Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan.” JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan 8, no. 2 (2025): 480–88. https://doi.org/10.20527/jiep.v8i2.383.
Soekamto, Sri, Soerjono, Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Rajawali Pers, 2020.
Syifa Sofia Agustin, Andini Nurul S, dan Garri Selastiani. “Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 dalam Perspektif Hukum Lingkungan: Disharmonisasi Regulasi dan Tantangan Prinsip Kehati-hatian.” Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry 1, no. 2 (2025): 316–25. https://doi.org/10.65310/psz79m75.
Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Legislation No. Pasal 33 (1945).
Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Legislation No. Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 140 (2009).
Undang Undang (UU) No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Lembaran RI Tahun 2020 Nomor 245 (2020).
Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara., Lembaran Negara RI Tahun 2020 Nomor 147 (2020).
Wibisana, Andri Gunawan. “Campur Tangan Pemerintah dalam Pengelolaan Lingkungan: Sebuah Penelusuran Teoretis Berdasarkan Analisis Ekonomi Atas Hukum (Economic Analysis Of Law).” Jurnal Hukum & Pembangunan 47, no. 2 (2017): 151. https://doi.org/10.21143/jhp.vol47.no2.812.
Wisnumurti, Rahadyan Widarsadhika. “Authority Of Local Governments In Issuing Environmental Impact Assessment Permits.” JURNAL HUKUM SEHASEN 10, no. 1 (2024). https://doi.org/10.37676/jhs.v10i1.5934.
Yanni Dewi Siregar, Fitri. Aspek Hukum Penyederhanaan Perizinan Badan Usaha di Bidang Lingkungan Hidup dalam Undang-Undang Cipta Kerja. 7(2) (2020): 184–92. https://doi.org/https://doi.org/10.31289/jiph.v7i2.3968.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Khodijah, Nuchraha Alhuda Hasnda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 by Penulis
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Singaperbangsa Karawang