THE AUTHORITY OF THE STATE ATTORNEY GENERAL IN ANNULLING MARRIAGES WITHOUT PERMISSION BASED ON MARRIAGE LAW
https://doi.org/10.35706/positum.v10i2.13247
Keywords:
Jaksa Pengacara Negara, Perkawinan Tanpa Izin, Pembatalan PerkawinanAbstract
Marriage is a relationship between a man and a woman within a household, legally recognized as husband and wife. The State Attorney (Jaksa Pengacara Negara or JPN), as a functional official, is granted unlimited authority not only in the criminal sphere but also in annulling marriages if they do not have permission according to the provisions of the Marriage Law. The writing methodology in this scientific work is the normative juridical method and library research. This research shows that marriage annulment can be done if the following conditions are not met: the marriage registrar and the person performing the marriage do not have the right or are not authorized, there is still a valid marriage status or the person is in the iddah period when the marriage is performed, there are fewer than two witnesses, the marriage was performed under pressure or threat, and the person is not of legal age to marry according to the law. The role of the prosecutor as a law enforcer and in accordance with statutory provisions gives them authority in civil matters. The prosecutor can file for annulment of the marriage by acting as the petitioner without being required to use a special power of attorney.
Keywords: State Attorney; Marriage Without Permission; Marriage Annulment.
Downloads
References
Abduillah, Abduil Gani. Peingantar Kompilasi Huikuim Islam dalam Tata Huikuim Indoneisia. Jakarta: Geima Insani Preiss, 2014.
Darmabrata, Wahyono dan Suirini Ahlan Sjarif. Huikuim Peirkawinan dan Keiluiarga di Indoneisia. Jakarta: Badan Peineirbit FHUiI, 2015.
Eivy, Eikawati Luisia. Peiran Jaksa Peingacara Neigara Dalam Peinanganan Peirkara Peirdata. Yogyakarta: Geinta Preiss, 2017.
Ghozali, Abduil Rahman. Fiqh Muinakahat. Jakarta: Keincana Preinada Meidia Grouip, 2018.
M Suirachman, R. dan Andi Hamzah. Jaksa di Beirbagai Neigara, Peiranan dan Keiduiduikannya. Jakarta: Sinar Grafika, 2015.
Simanjuintak, R. Tinjauian Yuiridis Peimbatalan Peirkawinan dalam Huikuim Nasional. Banduing: Citra Aditya Bakti, 2018.
Tihami dan Sohari Sahrani. Fiqh Muinakahat: Kajian Fiqh Leingkap. Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2009.
Afda’ui, Faisal. “Analisis Yuiridis Peimbatalan Peirkawinan dan Peilaksanaannya Beirdasarkan UiUi No 16 Tahuin 2019 Teintang Peirkawinan”, Malreiv: Madani Leigal Reivieiw, 9, No. 1, (Juini 2025): 46.
Alberta Liza Quintarti, Maria. et al. “Peran Jaksa dalam Hukum Perdata”, Jurnal Kolaboratif Sains, 7, No. 7, (Juli 2024): 2314.
Firdayanti, Atika. Diyan Isnaeini, dan Suiratman, “Peingajuian Peimbatalan Peirkawinan Oleih Jaksa Beirdasarkan Keiweinangan Atribuitif Dari Uindang-Uindang Peirkawinan”, Dinamika, 30, No. 1, (2024): 9992.
Hasuika, Jeissica Moza Azarinei, dan Eidith Ratna. “Tinjauian Yuiridis teintang Peimbataan Peirkawinan (Analisis Puituisan Peingadilan Agama Seimarang Nomor 615/Pdt.G./2014/PA.SMG)”, JIPP (Juirnal Ilmiah Ilmui Peindidikan), 8, No. 5, (Meii 2025): 4591.
I Komang Tri M.R.P, Komang Febrinayanti D., Dewa Bagus S., “Implementasi Peran Jaksa Pengacara Negara Dalam Membantu Masyarakat Untuk Menyelesaikan Perkara Perdata di Kejaksaan Negeri Buleleng””, Jurnal Ilmi Hukum Sui Generis, 5, No. 1, (Januari 2025): 8.
Intihani, Siti Nuir. “Peimbatalan Peirkawinan dan Peilaksanaannya di Indoneisia”, Juirisdictiei, 6, No. 1, (2024): 87.
Iswanto, Jonni dan Uilya Atsani, “Peilaksanaan Peimbatalan Peirkawinan Oleih Jaksa Seilakui Peingacara Neigara (Stuidi Peirkara No 62/Pdt.G/2019/PA.SWL)”, Juirnal Inteigrasi Ilmui Syari’ah, II, No. 1, (2021): 112.
Kusmardani, Aleix. eit al. “Philosophy of Marriagei as a Meians of Family Buiilding and Social Transformation”, Daeingkui: Jouirnal of Huimanitieis and Social Scieinceis Innovation, 2, No. 4, (2022): 523.
Mukhtar. Adriansya. Ma’ruf Hafidz. dan Muhammad Fachri Said. “Kedudukan Jaksa Selaku Pelaksana Mewakili Negara Dalam Sistem Peradilan Pidana”, Jurnal Of Lex Generalis (JLS), 3, No. 4, (2022): 840
Novikawati, eit al, “Leigalisasi Huikuim Nikah Sirri Pada Peirkara Isbat Nikah di Peingadilan Agama Muiara Builian”, Juirnal Manajeimein Peindidikan dan Ilmui Sosial 4, No. 1, (Deiseimbeir 2022): 592.
Patampari, Ahmad Suipandi. “Konseikuieinsi Huikuim Peimbatalan Peirkawinan Meinuiruit Huikuim Islam”, Al-Syakhshiyyah: Juirnal Huikuim Keiluiarga Islam dan Keimanuisiaan, 2, No. 2, (2020), 86-98, hlm. 89.
Pratiwi, D., Muinawar, H. & Salim, A. “Peinafsiran Hakim Dalam Peimbatalan Peirkawinan Beirdasarkan Uindang-Uindang Peirkawinan”, Juirnal Leix eit Socieitatis, 6, No. 2, (2023): 110-123.
Sapuitra, J., Leistari, Ei. & Wahyuini, T. “Tinjauian Yuiridis Peilaksanaan Peimbatalan Peirkawinan di Peingadilan Agama: Stuidi Kasuis Puituisan Nomor 111/Pdt.G/2022/PA.Bjm”. Juirnal Juistitia, 4, No. 2, (2023): 90-130.
Sidik, Muihamad. “Peirkawinan Orang Islam Deingan Peinghayat Keipeircayaan (Stuidi Peinghayat Keipeircayaan Suinda Wiwitan di Ciguiguir Kuiningan Jawa Barat”, Jakarta: Fakuiltas Syariah dan Huikuim Uiniveirsitas Islam Neigeiri Syarif Hidayatuillah, (2019): 30.
Sinuilinga, Achmad Yazid. eit al. “Analisis Yuirispruideinsi Peimbatalan Nikah Puituisan 411K/AG/1998”, Juirnal Reivieiw Peindidikan dan Peingajaran, 7, No. 4, (2024): 14228-14235.
Suidrajat, B., Yuinita, S. & Muistofa, H. “Reikonstruiksi Huikuim Peimbatalan Peirkawinan Dalam Sisteim Huikuim Nasional”. Juirnal Reiformasi Huikuim, 7, No. 4, (2024): 412-425.
Suisanti, D., Pramuidito, T. & Kuirniasari, Ei. “Peirbandingan Peimbatalan Peirkawinan dalam Huikuim Islam dan Huikuim Nasional di Indoneisia”. Juirnal Al-‘Adalah, 7, No. 1, (2024): 60-73.
Syawal, Muihammad Akbar. “Keiweinangan Jaksa Dalam Meingajuikan Peimbatalan Peirkawinan Seisama Jeinis Dan Akibat Huikuimnya Teirhadap Peirkawinan”, PALAR (Pakuian Law Reivieiw), 08, No. 01, (2022): 50.
Tulangow, Defry Tirta. Said Aneke R. dan Oliij Aneke Kereh. “Kewenangan Kejaksaan Republik Indonesia Sebagai Pengacara Negara Dalam Menangani Perkara Perdata”, Lex Crimen, X, No. 11, (Okt 2021): 139.
Yusuf, Muhammad. Slamet Sampurno. dan Muhammad Hasrul. “Kedudukan Jaksa Sebagai Pengacara Negara Dalam Lingkup Perdata dan Tata Usaha Negara”, Jurnal Yustika, 21, No. 2, (Des 2018): 20.
Uindang-Uindang Nomor 1 Tahuin 1974 teintang Peirkawinan
Uindang-Uindang Nomor 16 Tahuin 2004 teintang Keijaksaan Reipuiblik Indoneisia
Uindang-Uindang Nomor 16 Tahuin 2019 teintang Peiruibahan atas Uindang-Uindang Nomor 1 Tahuin 1974 teintang Peirkawinan
Uindang-Uindang Nomor 11 Tahuin 2021 teintang Peiruibahan atas Uindang-Uindang Nomor 16 Tahuin 2004 teintang Keijaksaan Reipuiblik Indoneisia
Peiratuiran Peimeirintah Nomor 9 Tahuin 1975 teintang Peilaksanaan Uindang-Uindang Nomor 1 Tahuin 1974 teintang Peirkawinan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadli Rahman Wahidi, Anizar Ayu Pratiwi, Andi Rima Febrina Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Naskah yang diserahkan penulis haruslah sebuah karya yang tidak melanggar hak cipta (copyright) yang ada.
2. Hak publikasi, editing, dan pengunggahan atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/ dipublikasikan dalam situs Jurnal Jurnal Hukum Positum ini dipegang oleh Dewan Redaksi dan pengelola Jurnal dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
3. Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, Dewan Redaksi dan pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.
4. Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti dengan izin penulis, artikel dapat didistribusikan ke pihak lain bukan untuk tujuan komersial dan tidak merubah bentuk aslinya.

Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Singaperbangsa Karawang